The Art of Personal Development
Ketika Anda didaulat menjadi pemimpin, apa yang Anda pikirkan? Apa yang Anda rasakan?
Tentu pendapat atau apa yang dirasakan seseorang akan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Demikian pula dengan saya ketika saya diberi mandat menjadi seorang CIO (chief information officer). Antara senang dan bangga sekaligus khawatir. Tentu saja saya sangat khawatir karena saya berangkat dari kelas pekerja. Saya khawatir tidak mampu mengemban mandat ini. Tetapi ketika saya ditanya apakah saya siap atau tidak, saya menjawab kalau saya harus selalu siap.
Ya, saya menerima tantangan itu. Sebuah tantangan maha berat. Jauh melampaui segala tantangan yang pernah saya hadapi sebelum ini.
Selama bertahun-tahun saya ada di level pekerja yang setiap hari bergelut dengan masalah teknis. Kalau pun saya menjadi direktur di salah satu perusahaan saya, itu hanya sebagai formalitas dan legalitas. Tetapi saya tidak pernah memimpin organisasi dalam skala yang lebih besar dari pada sekarang.
Telah banyak hal yang telah saya pelajari selama ini, tetapi rupanya lebih banyak lagi yang telah saya lewatkan. Jika selama ini saya terlalu banyak belajar masalah teknis dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan piranti, maka kinilah saatnya saya harus lebih banyak menghabiskan waktu di masalah organisasi dan sosial. Lebih banyak bekerja untuk masalah kebijakan dan strategi dari pada masalah teknis dan detail. Suatu hal yang telah saya abaikan dalam masa kerja saya selama ini.
Saya sadar bahwa pemimpin itu tidak hanya masalah jabatan dalam level organisasi. Tapi seorang pemimpin harus memiliki rasa dan karakter kepemimpinan dimana banyak orang akan dengan setia siap mengikutinya. Untuk apa jabatan pemimpin jika tidak ada seseorang pun yang mau mengikutinya?
Bagaimana caranya menjadi seorang pemimpin sejati? Dalam rangka mengemban mandat itulah saya menuliskan proses pembelajaran saya. Mohon doa agar segala upaya ini berhasil.
Terima kasih.
January 9th, 2008 at 2:12 am
makan - makanya dhuoonnkkkkkk….
btw, slamet yach…
January 9th, 2008 at 6:14 am
selamat ya…
tahun baru jabatan baru…wah!
January 9th, 2008 at 7:22 am
Oke deh. Tunggu tanggal maennya ya?
Terima kasih.
~~~
@ Dear Mama Icel,
Terima kasih.
Iya, plus tanggung jawab baru yang besar.
GBU
January 9th, 2008 at 11:39 am
wah selamat , bro…
brati skarang mesti ngembangin manajerialnya dong
ditunggu undangan makan-makannya
January 9th, 2008 at 12:49 pm
Kepemimpinan adalah suatu talenta.
Ada nyang mampu “membangkitkannya” untuk keberhasilan.
Namun ada jugak nyang gagal….
January 10th, 2008 at 1:53 am
Jangan kuatir pakde, pasti bisa. Semua memang perlu waktu. Bisa dimaklumi kalau bertahun-tahun pakde cuma bergaul dengan komputer pasti akan banyak mengalami kendala ketika harus berinteraksi dengan orang-orang dengan berbagai karakter yang unik.
Mengatur orang jauh lebih susah dari mengatur mesin. Yang diperlukan disini adalah kemampuan memahami bukan dipahami.
Salam sukses!!! Tuhan memberkati
January 10th, 2008 at 6:45 am
Terima kasih, Bro.
Ditunggu undangannya ya?
(** Loh? Yang nunggu undangan sebenarnya siapa tho? **)
~~~
@ Dear Bro Mbelgedez,
Berita bagusnya adalah bahwa kepemimpinan itu bisa dipelajari.
~~~
@ Dear Bune,
Terima kasih banyak, Bune.
Terima kasih juga karena telah mengajari banyak hal.
Salam sukses juga.
Tuhan memberkati.
January 10th, 2008 at 10:44 am
Selamat.. selamat..
ditunggu kiriman ang pao nya..
January 11th, 2008 at 3:10 am
wah se-7 banget tuh sama bune masalahe bonk - bonk selama ini hanya memiliki “kemampuan dipahami” sementara “kemampuan memahami” nya kayaknya perlu belajar sama bune nech…
he.. he.. nyantai bro jangan diambil ati
January 11th, 2008 at 3:29 am
Wah, bangga nih punya adik direktur. Banyak belajar ma yang lebih senior, ya soale yang dihadapi gak cuma komputer lagi. Nek lagi butek ngadepin karyawan bandel ya cukup “ctrl+alt+del” aja, he…he… (maksude opo to, yo?)
January 11th, 2008 at 3:58 am
Terima kasih.
~~~
@ Dear Bro Ferry ZK,
Hehehe… justru itu, jadinya malah kompak manis.
~~~
@ Dear Mbak Pipit,
Hehehe… asyik ya seandainya bisa ada tombol [Ctrl] + [Alt] + [Del].
GBU
January 11th, 2008 at 6:47 pm
waduh selamat mas atas pelanyanan barunya.
btw baru tau saya blog yang satu ini
maklum kuper 
January 12th, 2008 at 4:01 am
Terima kasih telah berkunjung.
Betul, ini adalah bentuk pelayanan yang baru.
GBU
January 13th, 2008 at 8:24 am
wahhh…kayaknya agak2 mirip juga neh bozz sama diriku…
lagi dalam proses mo disuruh “megang radio” jugak neh..
doakan juga yakk …
January 13th, 2008 at 8:41 am
Oh itu tho “gebrakan”-nya?
Semoga sukses, Mas.
Tuhan memberkati.
January 14th, 2008 at 5:46 am
Kalau imbalannya memadai mengapa tidak?
January 17th, 2008 at 2:15 am
I can do everthing to HIM who give me strength…. welcome on board Pak
January 17th, 2008 at 6:25 am
Hehehe…
Tapi tanggung jawabnya besar sekali.
~~~
@ Dear Pak Sofian,
Terima kasih, Pak.
GBU.