The Art of Personal Development
Saya banyak menemui wanita karir yang bekerja sekaligus menjadi ibu rumah tangga. Tidak terkecuali ibu (dulu saat masih bekerja) dan kedua kakak perempuan saya yang demikian, yaitu memiliki profesi ganda, sebagai wanita karir sekaligus ibu rumah tangga. Banyak polemik yang terjadi, terutama di dalam keluarganya sendiri. Sering kali sang ibu dihadapkan kepada pilihan sulit untuk memilih antara fokus di keluarga & tidak bekerja, atau total menjadi wanita karir & meninggalkan keluarganya menjadi berantakan.
Sering kali masalah ini menjadi polemik berkepanjangan dan tidak jarang berakhir di PHK (pemutusan hubungan keluarga, hehehe…). Syukurlah hal ini tidak terjadi di ibu dan kedua kakak saya. Sebenarnya banyak sekali keluarga yang tidak perlu memilih satu dari kedua pilihan sulit ini. Banyak yang bisa sukses, baik di karir mau pun di keluarga. Mereka mendapatkan keduanya sekaligus.
Untuk itulah diperlukan kerja sama yang harmonis antara suami dan istri untuk mengelola rumah tangga secara bersama-sama. Juga untuk menjaga keseimbangan antara keluarga dan pekerjaan.
Dalam kasus ibu saya, pada akhirnya ibu memilih untuk menjadi 100% ibu rumah tangga. Dan ibu sukses menjadi ibu rumah tangga yang baik. Kedua kakak saya tetap menjalani kehidupan di dua dunia, yaitu di keluarga dan karir. Dan mereka termasuk berhasil dalam mengelola kedua dunia tersebut. Sedangkan saya? Hehehe… kami sudah membagi tugas yang jelas dimana saya harus berjuang di karir dan istri total mengelola keluarga.
April 9th, 2008 at 7:31 pm
belakangan saya sering mengamati keluarga muda dari kalangan menengah ke bawah, ternyata seorang istri bekerja di luar rumah itu menjadi sebuah kebutuhan. bukan berarti kita tidak menghitung kerja seorang ibu rumah tangga, tapi dengan penghasilan suami yang pas-pasan, bantuan istri sangat diperlukan. istri yang punya penghasilan, bisa mendukung pemenuhan kebutuhan rumah tangga.
pembagian tugasnya bukan lagi suami cari uang, istri ngurus rumah. tapi suami kredit barang x, istri kredit barang y
April 10th, 2008 at 2:49 am
Ikannya baguuuus, mau dooong….
Keluarga ato karir buat perempuan tetap suatu pilihan. Banyak kasus anak2 broken home ‘coz kedua ortunya mengejar karir dan uang, terutama bila keduanya ada di puncak karir. Ih, jangan sampai terjadi!
So, pilihanku adalah: tetap berkarir tapi gak usah ambisius. Tanggung jawab laki-laki untuk berkarir sampai puncak kan?
April 11th, 2008 at 12:28 am
Iya, kadang situasi & kondisi yang mengharuskan pasangan suami istri bekerja. Tapi banyak juga istri yang bekerja karena memang merasa itulah dunianya.
~~~
@ Dear Mbak Pipit,
Iya, jangan sampai terjadi. Lebih baik jika keluarga dan karir bisa seimbang.
Semoga sukses.
Salam.
April 17th, 2008 at 12:48 pm
Pengennya begetoo boss….
Tapi bini sukaknya kerja…..
Sulit memang…
Btw, Marsitol itu nama cewe, boss….
April 18th, 2008 at 12:51 am
Wah, Marsitol itu nama cewek ya? Di blognya fotonya cowok kok.
Salam.
April 26th, 2008 at 9:21 pm
Sekarang aku lagi enjoy jadi ibu di rumah. Asyik juga.