Archive for the ‘Personal Development’ Category

Toples Kaca Dan Isinya

Friday, June 6th, 2008

Cerita ini saya dengar dari radio dan sangat bagus sehingga saya merasa perlu untuk menceritakan ulang di sini.

Seorang dosen pada suatu saat mengajar di sebuah kelas. Pada kesempatan tersebut si dosen memperlihatkan sebuah toples kaca kepada para mahasiswanya.

“Toples kaca ini kosong dan saya akan mengisi toples ini dengan batu-batu.” Kata si dosen sambil mengambil batu-batu ukuran sedang ke dalam toples kaca tersebut sampai batu-batu tersebut mencapai bibir toples.

“Apakah toples ini telah penuh?” Tanya si dosen sambil mencoba memasukkan sebuah batu dengan harapan masih bisa masuk. Tetapi si dosen tidak bisa memasukkannya lagi.

“Sudah penuh, Pak.” Serentak para mahasiswa menjawab.

“Benarkah?” Tanya si dosen sambil mengambil kerikil dari bawah mejanya dan kemudian memasukkannya ke dalam toples. Kerikil-kerikil tersebut masuk menyelinap di antara batu-batu yang telah dimasukkan sebelumnya,

(more…)

Menjadi Manager SDM & Marketing

Friday, May 16th, 2008

Setiap kali rapat koordinasi dengan para manager dan project leader, saya selalu mengingatkan kepada para pemimpin untuk selalu menjadi manajer SDM/HRD dan juga sebagai marketing. Tidak dapat dipungkiri bahwa secara langsung para pemimpin tersebut berlaku pula sebagai pengelola SDM (sumber daya manusia) dalam lingkup yang terbatas, yaitu di lingkup departemen/divisi. Karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan SDM tersebut.

Sebagai pemimpin, selain mengelola SDM dalam lingkup pekerjaannya, mereka juga harus bertanggung jawab terhadap kinerja anak buah. Mereka harus turut memikirkan tentang masa depan anak buahnya. Mereka harus dapat membimbing dan mendidik anak buah demi kebaikan anak buah dan mereka sendiri. Perlu pemikiran yang serius untuk mengatasi masalah-masalah kinerja yang kurang atau pun terhambat dari para anak buah. Jika perlu, mereka dapat mengajukan permohonan training atau program pengembangan yang lain.

(more…)

Buaya Kecil Di Belakang Kita

Friday, April 18th, 2008

Saya mendapatkan cerita ini dari Pak Sofian. Rasanya saya perlu membagikan cerita ini karena sangat bagus & sangat memotivasi.

Dalam sebuah perlombaan renang sedunia, ada sebuah tim renang dari sebuah negara yang sangat mendominasi perolehan medali. Hampir semua perlombaan dimenangkan oleh negara ini. Apa yang dilakukan sang pelatih dan bagaimana cara melatihnya sehingga dapat membuat semua anggota tim sedemikian superiornya?

Rupanya sang pelatih renang tidak melatih para perenangnya dengan cara biasa seperti yang biasa dilakukan oleh para pelatih renang. Saat melatih para perenang, dia melepaskan seekor buaya kecil di belakang para perenang. Dengan begitu setiap perenang akan berenang secepatnya dan sebaik-baiknya untuk menghindari buaya kecil tersebut.

Demikian juga kita saat berenang dalam kehidupan kita. Jika kita melalui hidup ini dengan “biasa-biasa” saja, kita tidak akan mampu berbuat yang terbaik. Tetapi seandainya di belakang kita ada “buaya”, biasanya kita baru mampu berbuat yang terbaik.

Buaya-buaya itu manifestasinya bisa macam-macam, misalnya keluarga, anak, pacar, suami/istri, orang tua, dll. Intinya harus ada “buaya-buaya” yang dapat memotivasi kita untuk dapat berbuat lebih dan yang terbaik dari biasanya.

Jadi, janganlah kita hidup biasa-biasa saja. Temukan “buaya-buaya” di belakang kita dan berbuatlah yang terbaik.

13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer dan Cara Menghindarinya

Friday, March 28th, 2008

13 Fatal Errors ManagersBelajar dari kesalahan? Mengapa tidak? Kalau biasanya kita selalu belajar hal-hal yang baik dan bagaimana mencapainya, maka buku yang menarik ini justru mengajak kita belajar dari kesalahan-kesalahan dan bagaimana menghindarinya.

Buku “13 Kesalahan Fatal yang Dilakukan Manajer dan Cara Menghindarinya” karya W. Steven Brown ini mendaftarkan tiga belas kesalahan fatal yang sering kali dilakukan oleh para manajer. Suatu analisis menarik dan realitis tentang praktek-praktek manajemen dan mismanajemen.

Baca: Kesalahan-kesalahan dan menghindarinya…

Rekomendasi: Mario Teguh Business Art

Tuesday, March 11th, 2008

Mario Teguh Business ArtSalah satu acara TV favorit saya selain Extravaganza adalah Mario Teguh Business Art. Acara ini dikelola oleh Mario Teguh Super Club dan ditayangkan di TV O’Channel setiap hari Kamis (21:00-22:00) dan ditayangkan ulang pada hari Sabtu (20:00-21:00) dan Minggu (13:00-14:00). Kita dapat banyak pelajaran yang luar biasa di acara ini. Saya sangat merekomendasikan acara ini untuk Anda tonton. Kita juga dapat membaca ringkasan topiknya di: sini

Selamat belajar.

How To Be A Great Coach

Wednesday, March 5th, 2008

Anda seorang pemimpin? Bagaimana gaya kepemimpinan Anda? Apakah Anda seperti seorang bos yang arogan? Atau seperti pelatih yang senantiasa bekerja bersama anggota tim?

Buku “How to Be a GREAT Coach” karangan Marshall J. Cook yang diterbitkan oleh BIP ini sangat baik bagi kita untuk berinterospeksi. Buku ini memaparkan 24 poin penting seputar peningkatan produktivitas pekerja. Diharapkan buku ini dapat menjadi acuan praktis untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Saya sendiri mendapat tantangan untuk mempelajari buku ini sekaligus mempersiapkannya untuk bahan tech talk internal perusahaan kami. Ini sekaligus ajang refleksi bagi diri saya sendiri dalam mempelajari dan menjalani tugas kepemimpinan.

Paradoxical Commandments of Leadership (Original)

Wednesday, February 27th, 2008

I have wrote the Paradoxical Commandments of Leadership in the last post. The commandments was taken from “Membina Hubungan 101″ book written by John C. Maxwell and was translated in Bahasa Indonesia. (Refference: “Paradoxical Commandments of Leadership”)

Today I found the original Paradoxical Commandments by Dr. Kent M. Keith. Below I quoted those statements:

Some people are illogical, unreasonable and self-centered.
Love them anyway.

If you do good, some people will accuse you of selfish ulterior motives.
Do good anyway.

If you are successful, you will win some false friends and true enemies.
Succeed anyway.

The good you do today will be forgotten tomorrow.
Do good anyway.

Honesty and frankness make you vulnerable.
Be honest and frank anyway.

The biggest people with the biggest ideas can be shot down by the smallest people with the smallest minds.
Think big anyway.

People favor underdogs but they follow only top dogs.
Fight for a few underdogs anyway.

What you spend years building may be destroyed overnight.
Build anyway.

People really need help, but they may attack you if you help them.
Help them anyway.

Give the world the best you have and you get kicked in the teeth.
Give the world the best you have anyway.

( Dr. Kent M. Keith )

Hope you can take the benefit of learning these commendments.

Memelihara Hubungan Baik

Saturday, February 16th, 2008

High Maintenance RelationshipSebagai mahluk sosial, tidak dapat dipungkiri bahwa kita akan selalu berhubungan dengan manusia lain. Masalahnya adalah berhubungan dengan manusia lain tidak selau dapat berjalan mulus. Ada saja masalah yang timbul dari hubungan antar sesama ini. Apalagi jika orang lain memiliki tendensi dalam berhubungan dengan kita.

Yang membuatnya semakin kompleks adalah dalam hal perlakuan. Seseorang mungkin akan memperlakukan kita berbeda dengan ketika dia memperlakukan seseorang yang lain. Dan sering kali kita tidak dapat melepaskan atau mengabaikan hal itu.

Nah, bagaimana sih supaya kita bisa memenangkan hubungan yang baik sehingga kita dapat selalu menjalin hubungan yang baik? Bagaimana juga supaya kita dapat membina hubungan baik ini agar awet?

(more…)

Paradoxical Commandments of Leadership

Tuesday, February 12th, 2008

Dikutip dari buku “Membina Hubungan 101″ karya John C. Maxwell. Sengaja saya kutip soalnya isinya keren dan bukunya cuma minjem. Jadi saya harus punya catatannya. Hehehe…

Manusia itu tidak logis, tidak masuk akal, dan terpusat kepada diri sendiri. Tetapi tetaplah mengasihi mereka.

Kalau Anda berbuat baik, orang akan menuduh Anda mempunyai maksud-maksud tersembunyi. Tetapi tetaplah berbuat baik.

Kalau Anda sukses, Anda akan memenangkan sahabat semu dan musuh sejati. Tetapi tetaplah meraih sukses.

Kebaikan yang Anda perbuat hari ini mungkin sudah akan terlupakan besok. Tetapi tetaplah berbuat baik.

Kejujuran dan keterus-terangan menjadikan Anda rentan. Tetapi tetaplah jujur dan terus terang.

Manusia terbesar dengan ide terbesar bisa ditembak jatuh oleh manusia terkecil dengan pikiran terkecil. Tetapi tetaplah berpikir besar.

Orang memihak yang tertindas tetapi mengikut hanya yang menonjol. Tetapi tetaplah berjuang membela yang tertindas.

Yang Anda bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam semalam. Tetapi tetaplah membangun.

Orang membutuhkan pertolongan tetapi bisa menyerang kalau Anda menolong mereka. Tetapi tetaplah menolong mereka.

Berikanlah yang terbaik kepada dunia, maka Anda akan ditendang. Tetapi tetaplah berikan yang terbaik kepada dunia.

Kalau lebih baik itu mungkin, baik belumlah cukup.

Kutipan ini ada di halaman 26-27.

Mau Dan Selalu Berubah

Wednesday, January 23rd, 2008

“Berubah!”

Mungkin kata ini sangat mudah diucapkan tetapi sangat sulit dilakukan. Tetapi percayalah bahwa kata ini sangat penting untuk mengubah hidup kita. Saya sendiri pernah tidak mau berubah. Bagi saya, ya beginilah saya. Anda harus menerima saya apa adanya.

Dan waktu membuktikan kepada saya bahwa saya keliru. Saya dituntut untuk berubah.

Buat apa kita punya mimpi yang indah di langit yang tinggi tapi apa pun yang ada pada kita tidak mendukung itu semua? Dan saya menyadari bahwa segala apa yang saya impikan selalu menuntut perubahan. Cepat atau lambat saya didesak untuk berubah dan saya tidak kuasa menolaknya.

Saya harus berubah dan harus selalu berubah.

~~~
Terkait: “Mau Berubah” (Dewo)